Blog EntryJangan takut Masuk UI (takutlah tentang uang)Jun 19, '07 5:44 AM
for everyone

Kami BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI mengajak teman-teman calon mahasiswa untuk berkompetisi memasuki Universitas Indonesia dengan kemampuan akademik terbaik yang kalian miliki. Jangan khawatir dengan masalah biaya kuliah. Karena bagi teman-teman calon mahasiswa dengan keterbatasan keuangan akan diberikan keringanan biaya berupa pembebasan biaya studi, uang pangkal (admission fee) dan diberikan beasiswa (sesuai dengan pernyataan Rektor UI). Dan prosedur untuk keringanan ini pun tidaklah sulit.

Ada sebuah kisah yang menarik untuk lebih meyakinkan teman-teman. Dua tahun yang lalu seorang lulusan SMU di Jakarta mendaftar SPMB dan menetapkan pilihannya untuk masuk UI. Awalnya ia sempat khawatir karena ada anggapan bahwa kuliah di UI sangat mahal sedangkan ia merupakan anak dari keluarga yang kurang mampu. Namun berkat keteguhan hatinya dan dukungan yang begitu kuat dari sang ibu dan mengingat UI memiliki prosedur keringanan biaya kuliah yang tidak sulit akhirnya ia diterima di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI angkatan 2005. Kekhawatiran biaya kuliah yang mahal sesekali masih terbayang menemani langkahnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di UI setelah dinyatakan lolos SPMB 2005. Penyambutan yang ramah dari senior di jurusannya dan bantuan advokasi keringanan dari mahasiswa FISIP yang lain seketika melenyapkan kekhawatiran itu. Ternyata prosedur keringanan biaya kuliah tidak sesulit yang dibayangkan. Tahun ini merupakan tahun ketiganya di FISIP UI.

Untuk itu yakinkan diri teman-teman untuk terus-menerus berkompetisi menjadi yang terbaik. Jangan biarkan masalah finansial menghalangimu untuk menggapai impianmu. Karena Universitas Indonesia adalah kampus yang menempatkan kemampuan akademis di urutan pertama bagi calon mahasiswanya, bukan kemampuan finansial. Jangan takut masuk UI! Kami dari BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI siap mengadvokasi teman-teman untuk mendapatkan hak dalam memperoleh biaya pendidikan yang berkeadilan di UI!

Kami tunggu teman-teman di Universitas Indonesia. Salam Perjuangan!! !


BEM UI dan BEM/Senat Mahasiswa se-UI

Universitas Indonesia, Depok-Salemba

sekalian saya berikan tambahan mengenai kondisi pembayaran yang ada di UI yang saya tulis dalam sebuah milis.

sebagian kita mungkin belum  mendengar tentang kontroversi dikeluarkannya SK Rektor no. 51 B tentang penghapusan keringanan BOP yang sangat hangat belakangan ini. wajar sekali, karena isu ini mencuat keluar ketika mahasiswa sibuk dengan Ujian Akhir semester dan Lembaga Formal Kemahasiswaan UI (baca: BEM UI) berada dalam proses suksesi. hasilnya? SK ini sukses menjungkalkan nama UI sebagai kampus rakyat, mengingat 70 % rakyat Indonesia bisa dikatakan "miskin".

Urgensi penyikapan SK ini kira2 bisa dirunut:
1. SK ini kembali membuktikan bahwa rektorat memang ingin lepas tangan terhadap kondisi finansial mahasiswa UI. Rektor sendiri pernah bilang (dalam suatu wawancara) bahwa setiap calon dan mahasiswa UI tidak akan pernah kehilangan haknya sebagai mahasiswa UI dikarenakan masalah financial. tapi akhirnya, rektor mengeluarkan keputusan untuk menghilangkan keringanan  BOP yang merupakan cara satu2 nya rektorat untuk menolong mereka. (ingat: beasiswa adalah dari perusahaan, sedangkan uang pangkal untuk fakultas). dengan kata lain, rektor munafik.
2.alasan rektorat mengeluarkan SK ini adalah jumlah beasiswa yang ada sudah mencukupi jumlah mahasiswa yang membutuhkan. saya kira untuk point ini kita masih bisa melihat betapa banyak jumlah mahasiswa di sekitar kita yang sangat butuh beasiswa. baik berupa beasiswa tak mampu, maupun beasiswa prestasi. dalam perkembangannnya, jumlah beasiswa prestasi meningkat tajam dibandingkan dengan beasiswa untuk orang tak mampu. artinya, jika yang berprestasi adalah orang yang mampu. maka akan ada orang yang tak mampu yang tidak mendapat beasiswa.
3. rektor seakan lepas tangan dengan SK ini mengingat tidak berapa bulan lagi beliau (yang baru saja kita jadikan sosok bulan lalu) ini akan meletakkan jabatannya sebagai rektor UI.
4. efek domino>> masih ingat tahun 2004 ketika pemberlakuan Admission Fee dengan modus yang sama ?(ketika semua mahasiswa libur?), Bem berusaha bergerak dan akhirnya rektorat menjanjikan adanya keringanan yang mudah. memang... tapi dari tahun ketahun keringanan Afi makin dipersulit, dan akhirnya sangat susah untuk meminta keringanan (sumpah.. gue mengadvokasi adek kelas gua tiap tahun). dan akhirnya dihapuskan keringanan berupa membebaskan uang pangkal (Rp. 0), dan bukan tidak mungkin suatu saat tidak ada lagi pencicilan BOP. dan bahkan mungkin tidak akan ada lagi keringanan Uang Pangkal.
5. dan hal lain yang sangat menjengkelkan adalah bahwa untuk mahasiswa PPKB (PMDK) rektorat dalam suratnya kepada calon mahasiswa yang  diterima di UI sama sekali tidak memberitahukan adanya keringanan. jadi yang tertulis yang diterima di Teknik harus bayar 27 juta, fisip 12 juta, mipa 7 juta, dan plus matrikulasinya. ... bla..bla..



16 CommentsChronological   Reverse   Threaded
larassejati wrote on Jun 19, '07
jangan2 cuma slogan doang? kyknya skrg gak ada anak orang susah di ui. ironis untuk ptn yg pake nama negara.
zifah wrote on Jun 20, '07
salah mas, malah banyak sekali orang susah yang ada di UI.
friskatitinova wrote on Aug 7, '07
sepakat ma zifah....
larassejati wrote on Aug 7, '07
bukannya soal rektorat lepas tangan itu bukan hal baru? juga soal senat/BEM gak ada suaranya. seperti lagu cengeng yang diputer berulang2.

Kalo punya anak mending diajari ketrampilan praktis buat cari makan, daripada mimpi sekolah di ptn2 mahal yang fasilitasnya begitu2 aja.
debbykawaii wrote on Aug 9, '07
Assl...

k apis, ni dechan,,,baru masuk ui taun ni, lg nyari artikel ttg "ui sbg kampus rakyat" bwat ospek...

tulisan di atas bantu bngt,,,>_<,,,makasi y,,,

tp klo bisa tunjukin artikel ttg tema ini lebih bnyk lagi, dechan makasiiiiiiiiii bngt (baca:bantuiiiiiiin

>_< nemuin artikel ttg itu) hehe...

tengQ perimach...

Wass
anyamonzta wrote on Aug 10, '07
kak,makasii yah_
ad tgs bwt okk ttg ui sbg kampus rakyat_
kalo boleh,sy mo mnta tlg *nanya*_
sbenerny definisi dr kampus rakyat sndiri tu apa c?
kalo dr bbrp sumber yg sy bc artinya; kampus yg merakyat,yg biaya kulny bs diringankan bwt yg kurang mampu_
gt ya kak?

makasii sblmny_
bigzaman wrote on Aug 11, '07
Asslmkm.....
Jzkmllah ya kak bwt artikel diatas...
Ane stuju bgt mslh bgtuan...
Ane dtg dari sby dg modal pas2an...(msk prlu d sbutin???)

Jjur ane sm skli g bs byr, bahkan spp ny doang skalipun!!!
Mknya ane mnt krnganan smua mpe nol...
Kita tnggu aj realisasi dari bapak gumilar, apa bnr kt2ny bs d pertanggung jawabkan...
Klo ntr g nol, mndg ane balik aj k sby, g usah kuliah...
Mndg jualan gorengan d jalan, dpt duit...

Smg ui bs jd THE REAL kampus rakyat....
Kta tnggu aj....

Syukron............
gilang07ilkomui wrote on Aug 11, '07
Assalamualaikum...

waahaaaa makasih banyak kak,
artikelnya ngebantu banget buat OKK ini...
hehehe...

alhamdulillah, makasih yah kak!
anggasipil wrote on Aug 12, '07
Assalamu'alaikum Wr.Wb

makasih bwat kakak smuanyaaaaa....makasih banget untung ada artikel ini
tapi bener ga sih ini artikelnya????

Wass Wr.Wb
cipoci wrote on Aug 14, '07
gak gampang kali buat nanganin nahasiswa sebegitu banyaknya. rektor juga manusia.punya anak punya istri. bukannya ngebela rektor tapi disinilah peran dan fungsi bem serta lembaga ui lainnya dipergunakan.
adedennyhermawan wrote on Aug 14, '07
wah klo sampe nol rupiah itu hebat bener, kemarin ( Senin ) Bokap dach dateng ke mahalum MIPA trus dapet seh keringanan biaya. tapi uang pangkalnya aja, bop nya ga dan itu pun klo buat sy masih terlalu tinggi, buat sekolah SMU aja harus rela ga makan yang penting sampe sekolah ini disuruh bayar 5.175.000 dengan beberapa kali ciclilan. klo emang bisa ngebantu tolongin dunk gimana caranya supaya bisa kuliah di UI dengan biaya yang bisa sy jangkau. thanks
mangatawedus wrote on Aug 17, '07
Halo cc/kk mo kencan sama aq bales ya
mangatawedus wrote on Aug 17, '07
Kencan sama aq yukkkkkk
mangatawedus wrote on Aug 17, '07
debbykawaii kencan sama aq aja yukkkkkkkk
zifah wrote on Sep 12, '07
kalau di mipa memang agak belibet deh.. soalnya, uang pangkalnya katanya dikit, tapi yang minta keringanan banyak banget.
maklum miskin dan papa..(MIPA)
muslimlingkungan wrote on May 19
Bismillahirrohmanirrohim....
Assalamu’alaikum Wr Wb....

Demi Rabb yang jiwaku dalam genggaman-Nya….
Saya mohon……
Tolong disebarkan…….!!!!!


Jangan pernah takut masuk UI !!!
Itulah hal yang selalu ingin saya camkan ke benak para putra-putri bangsa yang merasa dirinya minder alias kurang Pe De untuk masuk ke Universitas Indonesia karena keterbatasan ekonomi.....

UI itu kampus rakyat, adikku.....

Dari anak guru di banda aceh,
Bocah kuli tambang di Belitong,
Penjual pisang goreng di bengkulu,
Putra kuli bangunan di Jakarta,
Putri petani di brebes,
Remaja Nelayan di pesisir papua,
Atau bahkan seorang yatim-piatu di Makasar,
Hingga seorang anak tunggal dari presiden direktur Astra Honda Motor...
SEMUA berHak masuk UI !!!!!!!


Modalnya Cuma satu !!
Setelah mengantongi ijazah SMA, MA atau SMK.
Kamu harus lulus SNMPTN, dan UMB bulan juni ini !!!!


“Ah, untuk nyari makan aja orangtua ngos-ngosan... Gimana mau biayain kuLiah ???”
Aku tahu, mungkin itu yang ada dalam benakmu sekarang....


Tapi skarang saya balik tanya pada dirimu, apabila kamu sudah lulus SNMPTN di UI, dan telah datang hari dimana kamu harus daftar ulang di kampus UI depok, dan kamu tak membawa uang sepeserpun, Apakah KAMU akan diusir begitu saja dari tempat pendaftaran????

Jawabnya adalah tidak......

Kamu mempunyai modaL SK Rektor yang berbunyi bahwa tidak ada satupun mahasiswa yang KELUAR karena masalah faktor BIAYA !!!!!

Jangan terlalu terpengaruh dengan MEDIA yang mengatakan bahwa UI itu mahal !!!!
Karena para penentu kebijakan di atas sana (rektorat), itu mengetahui bahwa walaupun uang semesteran dinaikan 2 kali, 5 kali, 10 kali lipat pun, mahasiswa yang ingin masuk UI tetap saja banyak !!!!!

Alhasil, jadilah UI kampus yang bernuansa borjuis. . . .

Aku beri data yang valid yah...
(ya Allah, tolonglah hambaMU ini, agar Rektorat tidak men-DO saya karena membocorkan informasi ini.....)

Contohnya Fakultas TEKNIK (fakultas dimana saya kuliah sekarang....)

43 % Calon mahasiswa FT angkatan 2007 tidak benar-benar membayar Uang pangkal sebesar 25 juta !!!!!!

Dan saya ingin angka persentase ini dipertahankan atau bahkan harus cenderung naik !!!

43% mahasiswa ini hanya membayar dengan variasi angka yang beraneka ragam....
Dari nol (alias tidak membayar UP sama sekali), beberapa ratus ribu, beberapa juta, hingga sampai mendekati angka tertinggi (25 juta)......

Tergantung dari kesanggupan ekonomi kalian.....

Sedangkan 57 % sisanya adalah anak-anak yang patut mensyukuri hidup, karena mereka dilahirkan dari latar belakang keluarga yang berkecukupan.....

Pada saat pendaftaran ulang, kalian akan dibantu kakak2 kalian dari kesma (kesejahteraan mahasiswa) BEM UI, untuk masalah pengadvokasian Uang pangkal ini.......

Jadi, sok atuh...
Datanglah beramai2 ke UI tanpa perlu masalah finansial menghalangi.....
Raihlah cita2mu adik-ku.....

Ambilah hak kalian untuk belajar di kampus yang menyandang nama negara kita ini.....



“Oke..., stelah saya di terima di UI, bagaimana saya menyambung hidup ? Duit tidak punya, apalagi UI itu ada di Jakarta, jauh dari kampug.....”

HIDUP itu Perjuangan, Bung !!!!
Kamu bisa kuliah sambil kerja !!!!!!
Bisa kerja sambilan sebagai guru privat, jualan nasi uduk, bisnis pulsa, dagang gorengan, supir taksi, dan masiiih banyak lagi....... Ini adalah proses pendewasaan kamu..... Kamu itu tidak sendirian dalam mengarungi hidup !!!
Insya Allah kalau kamu memenejemen waktu kamu, kuliah kamu ga bakal keteteran dengan adanya kerja sambilan ini....
Di jakarta ini banyak sekali ko peluang usaha dan perkerjaan sambilan yang terbuka buat kamu.....

Simpanlah dalam hatimu....
La tahzan !!
Innalaha ma’ana....
(jangan bersedih karena Allah bersamaku....)

Oiya, mengenai uang semesteran (baik yg dapat 100ribu s/d 7.5 juta tergantung keadaan ekonomi) saya sudah bilang blom, klo di UI itu ada banyak Beasiswa.....

Contohnya di Fakultas teknik ituh ada beasiswa
- Eka tjipta Foundation
- Mata Air Biru
- Goodwill Internasional
- Beasiswa Cendikia (AMIL ZIS UI)
- Sampoerna Foudation
- Qatar Internasional
- Beasiswa Indosat
- PPA dan BBM
- Supersemar
- Beastudi etos (dompet dhuafa)
- KS4
- Beasiswa Djarum
- Co Op
- Tanoto Foudation
- Beasiswa Cocacola
- Total E P
- Beasiswa Bank Mayapada
- Dan masi Banyak lagi deeeh, ini pun baru cuma dikit.....
- Saya ga hapal, karena saya tidak bisa dibilang ‘scholarship seeker’ di kampus.
- Jumlah kuotanya bisa mencapai ribuan mahasiswa dan tawaran selalu berdatangan dan terbuka sewaktu kita menjalani kehidupan kemahasiswaan...


Pernah saya denger dari temen saya di Fakultas Hukum, kalau pegawai di bidang mahalum pernah menangis gara-gara mahasiswa yang melamar beasiswa lebih sedikit daripada kuota banyaknya beasiswa.......
Udah tajir (kaya raya) semua kali mahasiswa di Fakultas itu,.... gak tau dah !


Jadi, sekarang semua saya serahkan kepadamu adik-ku.....

Beranikah kamu, untuk merubah hidupmu ???
Demi ayah, bunda, kakak2, dan adik2mu.....
Demi Semua warga di kampungmu...
Demi semua orang2 yang kamu cintai......
Jikalau Allah telah memberimu kecerdasan otak yang gemilang, sehingga kamu bisa melanjutkan belajar di jenjang yang lebih tinggi.....

Kenapa kau harus takut ???
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help