Dijual..dijual.. dijual...

Category:   Music & Movies

kemarin temen ge lagi nyari2 gitar dengan budget kurang dari satu juga.
jadi gw posting aja disini, ntar kalo ada yang mau jual gitar listiknya kesini aja.

Category:   Books
Price:   Rp. 25.000

ini novel karangan Mahasiswa Sejarah UI
petualangan kocak seseorang ke daerah suku baduy untuk mencari ari-ari nya,

novel ini bener lucu, dan cocok banget untuk menemani saat santai lo..
mungkin saat sedih lo juga kayaknya.

kalo mau beli hubungin gw
atau dapetin aja di gramedia terdekat.

gw tambahin, ini sinopsis nya:
Sinopsis
“SAKIT 1/2 JIWA”


Jika suatu hari di jalan kota atau pelosok desa elo-elo pada ketemu seorang remaja pake jaket buluk, T-Shirt putih yang udah lecek, atau kemeja warna abu-abu taik kucing, jeans rombeng yang nyaris jamuran, jas hujan warna ijo taik kuda, sepatu TNI warna item, menyandang blue-night ransel, dan berkepala botak! Panggil aja dia: “Hei, Bob!” Maka remaja bandel itu akan menoleh, tersenyum, dan…, PLTAKK!!!!!—menjitak kepala lo dengan sadisnya (bukan menjabat tangan lo dengan eratnya), seraya berkata: “Aduh Bro, apa kabar, ke mana aja lo nggak keliatan? Ditelen Satpam Ancol ye?!”
.....
“Elo tuh sakit ye!”
“Sakit apaan, Mon?”
“SAKIT JIWA, tau!”
“Kayaknya sih iya, tapi cuma setengah sih!”
“Wah, bener-bener sakit nih orang! Nggak ngerti gue Bob!”
“Iya Mon, gue sakit jiwa, tapi cuma setengah!”
“Sakit ½ jiwa, gitu? Mana ada, woy!”
.....
Bermula dari rasa penasarannya pada pesan gaib dari Si Kakek Bijak, Bobi memutuskan melakukan perjalanan ke tanah Baduy untuk menemukan kubur ari-arinya. Perjalanan ini adalah sebuah proses pencarian jati diri. Ari-ari Bobi yang dikuburkan di Baduy, bagi Bobi adalah bagian darinya yang tercecer; setengah jiwanya yang belum ia temukan.

Bobi merasa ada panggilan batin. Ia harus menemukan kubur ari-arinya itu, seperti seorang bajak laut yang bersikeras menemukan harta karun. Tetapi apa yg dicari Bobi bukan sembarang harta karun. Harta karun berwujud ari-ari yang sudah lumat ditelan bumi Sasaka Domas itu, semacam harta karun jiwa (soul treasure) yang akan membawa padanya sebuah jejak dari masa lampau.

Namun, pada saat yang sama, Bobi dihadapkan pada pertanyaan Monda, gebetannya: “Apa sih yang LEBIH BERARTI dari GUE? Harta karun Fir’aun? Berlian peninggalan Cleopatra? Harta rampasan perang Napoleon?!”

Dalam perjalanannya ini, yang seolah tak lebih dari gairah berlebih seorang remaja eksentrik, Bobi bersama tokoh-tokoh lainnya mengalami berbagai peristiwa seru, cinta lokasi, serta begitu banyak kekonyolan yang akan mengocok perut pembaca.

Lantas, apakah perjalanan Bobi memang bermakna sebagai pencarian setengah jiwanya (terapi sakit ½ jiwanya!). Atau seperti kata Monda: “A HALF OF YOUR FOOLISHNESS, Bob!”*


Click a thumbnail to enlarge:
 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help